Hutang telah menjadi sesuatu yang akrab di dunia bisnis. Secara sederhana utang adalah modal atau sesuatu yang kita pinjam dari pihak lain dan harus di kembalikan dalam jangka waktu tertentu. Baik dalam jumlah kecil atau besar seseorang pasti pernah berhutang.
Tak terkecuali dalam kehidupan seorang entrepreneur. Pembahasan tentang penggunaan hutang dalam sebuah usaha memang penuh dengan pro-kontra. Namun sebenarnya memiliki satu kesamaan. Yaitu gunakanlah hutang dengan bijak atau lebih dikenal dengan hutang baik atau hutang yang produktif.
Banyak pengusaha yang mengalami kemajuan dalam bisnisnya, setelah melakukan ekspansi usaha yang didanai dari hutang. Namun tak sedikit juga usaha yang jatuh bangkrut dan menghancurkan kehidupan pengusaha itu sendiri karena terlilit oleh hutang.
Berhutang itu sah sah saja dan memang sudah biasa menjadi salah satu alternatif permodalan yang sering digunakan. Mau tidak mau, sedikit atau banyak, lama atau sebentar seorang pengusaha pasti akan berhubungan dengan hutang. Yang terpenting adalah bagaimana seseorang mengelola hutang itu sendiri.
Maka dari itu kita harus memahami cara bagaimana seharusnya pengunaan hutang yang baik, agar tidak menjadi masalah bagi kita? Berikut adalah 7 tips yang saya simpulkan dari berbagai sumber, agar hutang tidak menjadi jeratan bagi Anda :
- Jangan Berhutang Karena Emosi
- Tentukan Batas Hutang Yang Boleh Anda Miliki
- Berhati Hatilah Pada Siapa Anda Berhutang
- Jangan Pernah Menunda Untuk Membayar Hutang
Jika seperti itu hanya masalah waktu sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi. Maka selalu usahakan untuk selalu tepat waktu. Dengan membayar hutang/cicilan tepat waktu juga akan menjaga nama baik Anda serta kepercayaan yang telah di berikan oleh si pemberi hutang.
- Jangan Membayar Hutang Dengan Berhutang Lagi Kepada Pihak Lain
- Komunikasikan Kemampuan Anda Membayar Hutang
Sebaliknya katakanlah dengan jujur dan jangan pernah takut untuk mengkomunikasikan hal tersebut. Misalkan Anda meminta jatuh temponya di perpanjang atau meminta jumlah cicilan diturunkan dan sebagai gantinya jangka waktu pembayarannya di perpanjang.
- Selalu Miliki Plan B
Selalu siapkan antisipasi jika resiko tersebut terjadi misalkan dengan menyiapkan asuransi, atau aset yang cukup yang bisa dicairkan untuk membayar hutang. Tentu Anda tidak ingin orang orang di sekitar Anda menderita karena beban hutang yang Anda miliki, apalagi jika hutang tersebut dalam jumlah yang besar.
Demikian 7 Jurus Sederhana Menghindari Lilitan Hutang. Semoga Bermanfaat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar