Sabtu, 20 September 2014

Top 10 Kesalahan Seorang Bussiness Owner Pemula

Top 10 Kesalahan Seorang Bussiness Owner Pemula

10 KesalahanBerkembang atau tidaknya sebuah usaha sangat ditentukan oleh owner usaha itu sendiri. Karena seorang ownerlah  yang memiiliki kuasa dan hak paling tinggi untuk mengatur laju sebuah bisnis.
Sebagai seorang entrepreneur atau seorang business owner dari suatu usaha, tidak ada untungnya bagi Anda menyalahkan pihak lain atas apa yang terjadi pada usaha Anda, entah itu karyawan Anda, suplier, investor bahkan pelanggan Anda.
Karena perubahan dimulai dari Anda sendiri. Dengan mengevaluasi diri Anda sendiri dan kinerja bisnis Anda saat ini, Anda bisa temukan berbagai kesalahan, masalah, tantangan yang perlu Anda selesaikan. Dan ternyata semua dimulai dari Anda sendiri.
Menilik apa yang disampaikan dalam salah satu video dari WatchMeFranchise.com, berikut adalah Top 10 Kesalahan Seorang Bussiness Owner Pemula yang menyebabkan usahanya tidak berkembang seperti yang diharapkan :
  1. Berpikir Terlalu Besar Atau Terlalu Kecil
Berpikir terlalu tinggi membuat rencana usaha Anda tidak realistis dan sulit dicapai. Berpikir terlalu kecil membuat Anda tidak dapat melihat dan mengambil peluang atau kesempatan yang ada.
  1. Kehilangan Fokus
Banyak orang yang semangat di awal membuka bisnis, namun lambat laun seiring berjalannya bisnis dan munculnya berbagai masalah dan tantangan serta peluang peluang lain yang datang. Banyak dari mereka yang mulai tidak fokus pada usahanya sebelum usaha tersebut memiliki sistem.
  1. Melakukan Hal Teknis Sendiri
Bussiness owner baru biasanya masih fokus untuk mengerjakan teknis usaha secara detail, atau karena merasa tidak ada yang bisa mengerjakan sebaik atau secepat dia sehingga tidak mendelegasikan pekerjaan kepada karyawan.
  1. Mengorbankan Kepribadian
Karena terlalu berorientasi pada profit membuat seseorang biasanya rela melakukan suatua bisnis meski bisnis tersebut tidak sesuai dengan passion dan karakternya. Harus diingat bahwa jika Anda ingin bisnis Anda bertahan lama, maka Anda harus mulai belajar untuk mencintai apa yang Anda lakukan. Jangan sampai bisnis tersebut malah membuat Anda menjadi pribadi yang berbeda yang Anda sendiri tidak yaman melakukannya.
  1. Tidak Mengukur Efektifitas Pemasaran
Sebisa mungkin setiap uang yang Anda keluarkan untuk biaya pemasaran baik itu iklan dan promosi itu memiliki hasil yang dapat diukur. Sehingga biaya yang Anda keluarkan tidak percuma dan minimal Anda tahu bahwa cara tersebut efektif atau tidak.
  1. Terlalu Bergantung Pada Satu Klien/Mitra
Jika Anda bergantung pada satu orang ketika orang tersebut tidak ada atau mundur dari bisnis Anda. Maka Anda akan kesulitan menjalani bisnis Anda. Padahal tidak semua mitra akan bekerjasama dengan Anda selamanya. Hampir dipastikan entah itu karena kondisi mitra itu sendiri, terjadi konflik atau hal lainnya, bisa jadi membuat kerjasama Anda terhenti atau bubar.
  1. Melawan Insting Anda
Ketika Anda menjadi seorang owner Anda harus mulai berani untuk memutuskan dan percaya pada ide Anda. Latih insting bisnis Anda.
  1. Tidak Terlibat Dalam Komunitas
Masih banyak yang tidak mengoptimalkan peluang dan link bisnis yang ada dalam komunitas komunitas tertentu. Padahal bergabung dan terlibat dalam komunitas bisa membuat bisnis Anda dikenal banyak orang serta memperluas pasar pelanggan Anda.
  1. Buruk Dalam Memanage Karyawan
Selama Anda belum bisa memanage karyawan Anda dengan baik, membangun teamwork, meningkatkan produktifitas dan lainya. Sehingga Anda belum bisa menciptakan sistem bisnis yang berjalan. Anda akan selalu berkutat pada hal teknis dan usaha Anda sulit berkembang.
  1. Percaya Pada Kontrak/Perjanjian Yang Tidak Tertulis
Tanpa perjanjian tertulis seseorang tidak memiliki bukti ataupun dokumentasi yang kuat atas suatu kesepakatan. Sehingga kesepakatan tersebut mudah dicederai oleh salah satu pihak.
Demikian artikel kali ini. Semoga Bermanfaat.

by: stiebbank

Tidak ada komentar:

Posting Komentar